Senin, Mei 18, 2009

Taman Ayodia Kurang Terawat


JAKARTA, MP - Warga dan pengunjung Taman Ayodia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menilai penanganan serta perawatan taman yang ada masih belum maksimal. Pasalnya, ada sejumlah pohon pelindung yang mati dibiarkan begitu saja.

“Ada sejumlah pohon pelindung yang ada di areal taman sudah tiga minggu ini tak terawat dengan baik sehingga mati,” kata Silviana, warga Kompleks Depsos, Bintaro, Pesanggrahan, kemarin.

Menurut dia, harusnya pengawasan serta perawatan taman yang memiliki nilai lebih dan berada di tengah kota khususnya Kebayoran Baru lebih intensif jangan setengah-setengah.

Sangat disayangkan taman yang baru dibangun empat bulan ini kondisinya tak terawat, ujarnya apalagi selama ini baik pagi maupun sore hari dijadikan tempat berkumpul warga yang ingin bersantai.

Kondisi Taman Ayodia yang dibangun dengan nilai lebih dari Rp5 miliar sejak penertiban atau pembongkaran kios dan lapak pedagang ikan hias serta bunga di Jl. Barito harusnya mendapatkan perhatian khusus. Terlebih taman itu dijadikan paru-paru kota untuk mengurangi polusi udara di kawasan Kebayoran Baru.

Walikota Jaksel Syahrul Effendi didampingi Kasudin Pertamanan setempat Bambang Heru, yang melihat kawasan itu sempat terkejut adanya sejumlah pohon pelindung di kawasan itu tak tumbuh dengan baik alias mati.

“Ini harus diganti karena jelas tak bisa tumbuh lagi karena sudah mati,” ujar Syahrul Effendi kepada Bambang Heru. “Jangan sampai malah terkesan taman ini tak dirawat atau dipelihara.”

Diakui Bambang Heru, ada beberapa tanaman pelindung yang mati namun untuk perawatan masih menjadi tanggung jawab Dinas Pertamanan DKI Jakarta. “Saya sudah laporkan ke Dinas berkaitan pohon yang mati dan dalam waktu dekat secepatnya diganti yang baru,” imbuhnya.** (mp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails