JAKARTA, MP - Para guru sekolah dasar di Jakarta merasa optimis terhadap hasil ujian tahun 2009 apalagi para siswa nampak gembira dan serius menghadapi ujian akhirnya. "Saya lebih `pede` (percaya diri) menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tahun ini dan saya lihat siswa yang tetap ceria menambah kepedean saya," kata guru SD Negeri Durenseribu 04 Sawangan, Depok, Lamihuddin, Selasa, 12 Mei 2009.
Keyakinan Lamihuddin ini muncul karena sistem UASBN yang diterapkan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) pada tahun ini telah memberikan kewenangan pihak sekolah menetapkan standar kelulusannya sendiri.
"Selain itu, kami telah mempersiapkan diri para siswa selama enam bulan khusus untuk menghadapi ujian akhir ini," tegas Lamihuddin.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Durenseribu 04 Darna Saputra, ketika ditemui di ruangannya, mengatakan berbagai program tambahan belajar memang telah dipersiapkan sekolah untuk menambah percaya diri siswa dalam menhgahadi UASBN tahun ini.
"Memang kekhawatiran itu masih ada, karena itu berdasarkan para siswa untuk bisa menghadapi soal," jelas Darna.
Namun dia yakin bahwa para siswanya bisa mengerjakan soal dengan baik dan berharap bisa lulus 100 persen.
"Pada 2008 lalu , SD Durenseribu 04 telah berhasil meloloskan semua siswa dan sebagian besar bisa masuk SMP negeri favorit," tambahnya.
Prestasi sebagai SD favorit di wilayah Sawangan Depok ini tak terlepas dari program pendidikan yang diterapkan dan sedikit banyak kualitas pengajar yang dimiliki.
Sertifikasi Guru
Darna menilai bahwa program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan mewajibkan sertifikasi guru baru 50 persen.
"Sertifikasi guru masih `fifty-fifty`. Antara mengajar tunjangan profesi dan peningkatan mutu pendidikan," kata Kepala Sekolah yang ramah ini.
Dia berharap penerapan sertifikasi yang akan membawa guru sebagai seorang profesional ini ke depan bisa mendorong kualitas pendidikan.
"Dengan menyandang guru sebagai profesional ini, malu jika tidak bisa meningkatkan kualitasnya," katanya.
Darna juga menjelaskan baru lima guru dari 18 pengajar SD Durenseribu 04 yang sudah lolos program sertifikasi guru."Saya berharap tiga tahun ke depan 100 persen sudah lolos sertifikasi guru," harapnya.
Dia juga berharap adanya tunjangan profesi yang berarti meningkatkan pendapatan guru ini bisa beriringan dengan naiknya mutu pendidkan Indonesia.** (din/mp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar