Jumat, Juni 12, 2009

Pedagang PRJ Omzet Penjualan Meningkat

JAKPUS, MP - Sejumlah pedagang kaki lima di kawasan Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta, memprediksikan ada peningkatan omzet menjualan, terkait berlangsungnya "Jakarta Fair" 2009, 11 Juni - 12 Juli.

Sejumlah pedagang kaki lima yang menempati pinggiran pintu masuk 6A di arena PRJ, Jakarta, Kamis, menyatakan, kegiatan Jakarta Fair di arena PRJ dipastikan ramai pengunjung dan akan berdampak pada omzet penjualannya.

Selain keuntungan bagi peserta Jakarta Fair di arena PRJ, juga terhadap pedagang kaki lima di kawasan itu, karena omzet mereka akan bertambah.

Supiah, seorang pedagang minuman dan makanan di PRJ, mengatakan, adanya Jakarta Fair perkirakan penghasilannya akan meningkat dua kali lipat dibanding hari biasanya.

"Kalau hari biasa sepi paling hasil penjualan minuman antara Rp50 ribu hingga Rp75 ribu per hari. Tapi, digelarnya Jakarta Fair hasil penjualan bisa mencapai Rp200.000 hingga Rp300 ribu per hari," kata Supiah yang mengaku dari tegal, Jawa Tengah.

Para pedagang di sini berjualan dari pagi hingga larut malam dan mereka bergantian, karena masih banyak menjaga stan-stan PRJ dan keamanan yang membutuhkan minuman maupun makanan.

"PRJ belum dibuka hasil penjualan kami sudah melebihi biasanya," kata Supiah.

Hal senada juga dikatakan Jolekah, pedagang lain di tempat yang sama, Jakarta Fair belum dibuka saja pengunjung di PRJ sudah mulai membludak, tapi sayangnya pedagang kaki lima tidak diperbolehkan berjualan di halaman luar dekat parkir.

Pedagang kaki lima hanya diperbolehkan perdagang di luar pagar pintu masuk, dan jaraknya sekitar 500 meter dari tempat kegiatan Jakarta Fair.

"Pada PRJ tahun lalu pedagang kaki lima diperbolehkan pernjualan di balik pagar diselenggarakan Jakarta Fair. Tahun ini tidak diperbolehkan ," katanya.

Kendati demikian, para pedagang kaki lima yang menempati di luar pagar pintu masuk sudah merasa baik dan banyak pembeli yang datang.

"Saya berharap dagangannya cepat laku dan dua kali lipat dari harihari biasanya," katanya.

Pedagang makanan yang juga menempatai di pinggir pintu masuk PRJ, Wati, mengatakan, lumayan nasinya sudah laku setengah lebih. Para pedagang adanya Jakarta Fair mengaja memperbanyak dagangannya dibanding sebelumnya.

Namun, Wati berharap selama berlangsungnya Jakarta Fair, petugas keamanan di PRJ tidak ada diusir dari tempat ini," katanya. (mp/*a)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails