Rabu, Juni 10, 2009

DKI Targetkan 4.300 Kantong Darah

JAKPUS, MP - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta selalu diisi dengan kegiatan kemanusian. Pada HUT Ke-482 Kota Jakarta tahun ini, Pemprov DKI kembali melaksanakan kegiatan donor darah yang diikuti pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan yang akan berlangsung selama Juni ini digelar di lima wilayah kota administrasi. Tak tanggung-tanggung, dalam aksi ini ditargetkan 4.300 kantong darah terkumpul dan akan langsung diserahkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta.

Aksi kemanusian ini dimulai di Balaiagung, Gedung Balaikota 10-11 Juni 2009 dan dilanjutkan ke lima wilayah kota administrasi dan kabupaten administrasi serta beberapa kantor dinas teknis. Pada aksi donor darah di Balaikota, tampak beberaapa pejabat yang turut menyumbangkan darahnya. Antara lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Budi Widiantoro, Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Hari Sasongko, Kepala Dinas Tata Ruang Wiriyatmoko, Kepala Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan Ade Soeharsono, Kepala Arsip dan Perpustakaan Maman Achdiat, Kepala Dinas Pertambangan dan Sumber Daya Energi DKI Jakarta, Maurits Napitupulu, serta pejabat lainnya.

Usai aksi donor darah, Maurits mengaku bangga dan senang bisa menyumbangkan darahnya bagi keperluan PMI DKI untuk menolong warga Jakarta yang membutuhkan darah. “Darah saya bisa mengalir pada warga Jakarta. Ini semakin mendekatkan saya kepada masyarakat selaku pelayan publik,” kata Maurits Napitupulu di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (10/6).

Asisten Pemerintahan Sekdaprov DKI, Fadjar Panjaitan, menuturkan, aksi donor darah ini dalam rangka memperingati HUT ke-482 Kota Jakarta yang jatuh pada tanggal 22 Juni mendatang. Perayaan HUT tidak melulu berpesta, tapi juga diisi kegiatan kemanusiaan atau sosial yang berguna bagi sesama. “Ini merupakan wujud kecintaan kami kepada warga Jakarta, terutama yang membutuhkan darah,” kata Fadjar usai mendonorkan darahnya sebanyak 350 cc.

Dijelaskannya, setiap orang akan mendonorkan darah sebanyak 350 cc. Untuk di lingkungan Balaikota, aksi donor darah akan dilaksanakan selama dua hari dengan target 700 orang atau 700 kantong darah. Sementara total kantong darah yang ditargetkan yaitu sebanyak 4.300 kantong. Setelah itu, aksi akan bergeser ke lima wilayah kota administrasi, kabupaten administrasi Kepulauan Seribu, dan kantor-kantor dinas teknis. “Pelaksanaan selama bulan Juni. Dilakukan tidak serentak karena unit transfusi darah PMI Jakarta sangat terbatas. Jadi dilaksanakan secara bergantian,” jelasnya.

Aksi donor darah di Balaiagung ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Dalam sambutannya, Fauzi mengimbau seluruh PNS dan pejabat di lingkungan Pemprov DKI agar mengikuti donor darah. Karena semakin padat penduduk Jakarta membuat semakin meningkat pula tantangan kesehatan masyarakat, terutama terkait kebutuhan darah.

Secara keseluruhan, kata Fauzi Bowo, Jakarta membutuhkan donor darah yang lebih banyak lagi karena permintaan darah cukup tinggi. Pasalnya jumlah pendonor di Jakarta hanya 300 ribu orang. Jumlah ini tidak sebanding dengan penduduk Jakarta di malam hari yang mencapai sekitar 7 juta orang. “Jumlahnya tidak memadai dan tidak cukup dengan semakin bertambahnya kebutuhan darah di Jakarta. Karena itu kontribusi jajaran Pemprov DKI untuk menyumbangkan darah bagi warga Jakarta yang membutuhkan merupakan kewajiban selaku pelayan masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data PMI DKI Jakarta, target pengumpulan kantong darah pada tahun 2009 sebesar 290 ribu kantong darah. Sedangkan perolehan dari Januari hingga Mei 2009 telah mencapai 117.067 kantong darah. Setelah itu, kantong darah diproses menurut tujuh jenis darah yaitu WB (Whole Blood), TC (Trombocyte Concentrate), FPP (Fresh Frozen Plasma), RCC (Red Cell Concentrate), LP (Liquid Plasma), AHF (Anti Haemophilic Factor) dan RH (Rhesus). Saat ini, stok darah yang ada di PMI DKI Jakarta hingga hari ini, Rabu (10/6) ada sebanyak 8.285 kantong darah. (mp/*b)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails