“(Kasus suspect flu babi) itu masih dalam proses diagnosa dokter. Dan belum tentu flu babi, namun demikian pihak RS Sulianti Saroso sudah meng-karantina orang itu (Jhon-red) untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Jadi tidak usah khawatir, kita tetap melakukan peningkatan kewaspadaan dengan menambah alat screening di pintu masuk strategis di Bandara Soekarno-Hatta dan pelabuhan Tanjung Priok,” jelas Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota, Jumat (8/5).
Karenanya, Fauzi Bowo memastikan hingga kini belum ada laporan warga Jakarta yang positif flu babi. Meski demikian, pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi flu babi. Salah satunya, memasang thermo scanner di gerbang pintu masuk Bandara Soetta dan Pelabuhan Tanjung Priok, termasuk mewajibkan penumpang pesawat dan kapal mengisi formulir health alert form.
“Kita sudah melakukan berbagai langkah upaya pencegahan terhadap penularan flu babi ini, seperti peningkatan pengawasan lalu lintas ternak babi antardaerah, melakukan penataan karantina dan rumah potong hewan (RPH) babi di Kapuk dengan meningkatkan bio sekuriti kandang penampungan, tempat pemotongan, kendaraan dan peralatan RPH, serta pemeriksaan antemortum dan postmortum di RPH Babi Kapuk,” katanya.
Selain itu, melalui Dinas Kesehatan DKI, Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan sosialisasi tentang virus H1NI mulai dari kecamatan, kelurahan, puskesmas, dan RT/RW. “Kita membagikan brosur berisi informasi perihal virus flu babi ini berikut mengenali gejala dan pencegahannya. Dengan begitu, warga bisa makin waspada terhadap virus ini. Kita juga membagikan tamiflu ke setiap Sudin Kesehatan untuk langsung mendistribusikannya ke puskesmas kecamatan,” tambahnya.
Gubernur menjelaskan, pihaknya juga tetap akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun instansi berwenang seperti World Health Organization (WHO). Dan untuk kesiapan penanganan di rumahsakit, Pemprov DKI Jakarta juga sudah berkerja sama dengan pemerintah pusat untuk menyiapkan lima rumahsakit rujukan, diantaranya RSPI Sulianti Saroso, RS Persahabatan, RSUD Cengkareng, RSAD Gatot Subroto, RSUD Duren Sawit. Sementara itu jika ada warga yang membutuhkan informasi sekitar flu babi bisa menghubungi Pusdaldukes, Dinas Kesehatan DKI Jakarta di nomor 021-34835118.** (mp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar