Penertiban di areal Taman BMW dilakukan sekitar pukul 10.00. Ratusan petugas Satpol PP Jakut, langsung membongkar setiap gubuk liar yang ada. Dari dalam taman, petugas membongkar 66 gubuk dari triplek dan terpal. Selanjutnya, petugas langsung menyusuri rel kereta yang tak jauh dari Taman BMW. Di lokasi ini, petugas kembali merubuhkan 15 gubuk.
Pemilik gubuk hanya pasrah menyaksikan hunian mereka dihancurkan petugas. Karena, eks penghuni Taman BMW menyadari telah membangun gubuk di lahan yang akan dijadikan stadion bertaraf Internasional tersebut. “Ya sudah mau diapakan lagi, wong saya emang nggak punya rumah di Jakarta. Jadi selama lahannya belum dibangun pemerintah, ya terpaksa kami buat lagi gubuk seadanya,” kata Kartinah (53) ibu empat anak. Usai petugas pergi, ia berencana membangun lagi gubuknya karena tak punya uang untuk mengontrak rumah.
Kepala Satpol Jakut, Sulistiarto, mengatakan, penertiban kembali dilakukan berdasarkan laporan petugas yang melakukan pemantauan. ”Ada 81 gubuk liar yang kita bongkar. Areal Taman BMW harus bersih dari hunian liar dan perlu dilakukannya penertiban rutin untuk pengamanan lokasi,” jelasnya.
Sulistiarto juga mengatakan selain penertiban gubuk-gubuk liar yang berada di dalam areal Taman BMW, petugas juga menyisir seluruh gubuk yang berada di pinggir rel kereta api tepatnya di dekat Jl RE Martadinata yang mulai menjamur. “Penertiban bukan hanya dilakukan di dalam Taman BMW, tetapi kita juga membongkar bangunan liar yang berada di sisi jalan dan rel kereta api. Sedikitnya 66 gubuk liar yang dibongkar di dalam area Taman BMW dan 15 gubuk liar berada di luar area,” ungkapnya. Usai ditertibkan, Satpol PP Jakut akan mengerahkan petugas untuk menjaga lokasi selama 24 jam.
Penertiban serupa juga dilakukan di Kelurahan Semperbarat, Cilincing. 15 bangunan liar yang berdiri di atas saluran air Jl Komplek Perumahan Sudin Kebersihan dibongkar paksa. Pembongkaran dilakukan karena akses jalan tersebut merupakan titik penilaian Adipura.
Lurah Semperbarat, Fredi Setiawan, mengatakan, 15 bangunan terpaksa dibongkar karena Jalan Komplek perumahan Sudin Kebersihan RW 04 Semper Barat, Cilincing merupakan area yang masuk dalam titik pantau Adipura. “Semua area yang termasuk dalam titik pantau Adipura dan sekitarnya harus bersih dari kumuh dan kotor,” ujar Fredi.** (din/mp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar